soda gembira !

Mei 22, 2008

Fitness yuk fitness …

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — alse @ 8:30 pm

Loe-loe pade pernah denger yang namanya fitness khan?  Pastinya lah ya, wong fitness ada dimana-mana kok mulai dari mall papan atas ampe di komplek-komplek perumahan pinggir kota.  Mulai dari yang perlatannya canggih yang selalu ganti sesuai dengan perkembangan teknologi sampe fitness yang cuma punya ruang bekas kamar dengan peralatan barbel satpam yang dibuat dari dua kaleng bekas cat yang berisi semen yang disambung ama pipa batangan bekas pompa dragon.

Tujuan orang-orang ke fitness sih ada bermacam-macam, namun bisa dikelompokkan menjadi empat macam, yaitu:
1. Menjaga kebugaran
2. Membentuk otot-otot
3. Ngeceng alias gaul
4. Pamer alias eksibisionis

Untuk dua tipe yang pertama sih, memang sesuai dengan tujuan awal dibentuknya fitness yaitu membantu menjaga agar tubuh kita tetap sehat dibawah pengawasan ahli olahraga maupun ahli nutrisi yang profesional.  Di sini selain kita dibimbing dan diajarkan cara-cara berolah raga yang baik dan benar, porsi latihan dan pemilihan alatpun dibantu oleh mbak-mbak dan mas-mas instruktur.  Begitu pula soal makanan, kita mendapatkan pengarahan diet yang tepat sesuai dengan tujuan, apakah ingin mengurangi lemak, memperbesar dada, menguatkan bokong atau sekedar menjaga daya tahan tubuh prima saja (bukan prima jasa lho hehhehe)…

Untuk mereka yang datang ke fitness motivasi tujuan ketiga dan keempat sih hmmm … gak bisa dipungkiri deh, memang ada lho tipe-tipe orang yang kayak gini.  Eit jangan salah, mereka bukan dianggap sekedar penggembira saja oleh pengelola fitness, namun justru mereka inilah yang menjadi sasaran utama customer relation fitness yang agresif dalam menggarap calon pelangga baru itu.  Mereka ini mendominasi tempat-tempat fitness, walau tidak dapat dikatakan sebagai customer loyal, namun jumlah mereka sangat banyak.  Di dunia hedon kayak sekarang, bagi sebagian kalangan, kalo nggak fitness rasanya belum lengkap deh pengalaman gaulnya.  Apalagi kalo ikutan di tempat-tempat fitness yang wah kayak Celebrity fitness atau Fitness first.  Iurannya memang mahal, tapi kesempatan gaulnya itu lho terbuka lebar.  Kadang pertemanan bisa terjalin lewat hubungan olahraga ini, karena biasanya yang datang ke sini sudah bersedia meluangkan waktu dan mengkondisikan tubuhnya untuk rileks.  Jadi tidak ada penolakan untuk bertemu dan bergaul dengan orang lain di sini.  Tempat-tempat fitness keren ini biasanya memiliki peralatan komplit mulai dari treadmill, alat set perbesaran otot, rowing, berbagai kelas aerobik, taebo, dancing, pilates, sampe kolam renang, sauna, spa hingga pijit segala.  Rasanya kalau mau dinikmati semua tidak cukup deh seminggu. 
Yang paling mengasyikkan kalau di tempat fitnes ada yang namanya eksibisionis. 

Enggak cowok enggak cewek, ada aja orang yang bertipe begini.  Kalo cowok biasanya suka bertelanjang dada atau memakai kaos super ketat tanpa lengan yang memamerkan biceps dan triceps serta perut mereka yang udah six pack.  Biasanya sih cowok-cowok, apalagi cowok normal, geli banget ngeliat yang beginian, cenderung ngeri malah.  Banyak yang kebanci-bancian alias gay.  walaupun banyak juga cowok berotot yang tetep normal.  Cowok-cowok eksibionis ini rata-rata pada narsis ya, bawaannya mau ngaca melulu. Proyeksinya adalah tambah dan tambah beban.  Kalo perlu mengkonsumsi obat supaya otot cepat terbentuk.  Abis itu, ngaca lagi sambil memuji diri sendiri.

Kalo cewek yang eksibisionis, nah ini dia baru sedep dipandang mata. Biasanya suka memakai pakaian seminim mungkin.  Enggak jarang kostum yang dipake adalah kostum pantai, alias bikini, alias cuma kutang dan celana dalem doang.  Kalo sedang aerobik, gayanya dibuat seseksi mungkin dengan gerakan-gerakan yang cenderung erotis, walaupun  tidak dicontohkan demikian oleh para instruktur.  Mereka selalu semangat dan teriak setiap ada kesempatan teriak.Mereka ini rata-rata tubuhnya seksi dengan kulit yang mulus. Walaupun ada juga satu dua diantaranya bertubuh kekar berotot.  Nggak seperti kaum adam yang narsis, kaum cewek lebih menonjolkan sifat eksibisionisnya.  Mereka lebih suka mendandani diri dengan kostum baru berwarna warni.  Mereka juga suka bertanya, eh, lemak di perut gue masih keliatan ga?  Paha gue kok besar banget ya atau lengan gue kok kekar ya?  Padahal, bentuk tubuh mereka itu sudah sempurna.  Yang mereka inginkan hanyalah pujian dari orang yang mengomentari tentang kesempurnaan tubuh mereka itu. 

Mereka-mereka inilah yang bikin betah dan semangat kalau kita pergi ke fitness.  Kalau pengunjung fitness sepi, kita rasanya kurang semangat walaupun peralatannya lengkap.  Pun kalau pengunjung fitness hanya orang-orang yang serius saja, rasanya fitness jadi hambar.

So, sekarang nggak usah dipikirin kalau kamu masuk tipe yang mana.  Yang penting tubuh sehat dan hati riang.  Soal kurang lebihnya nggak terlalu dipikirin deh, namanya juga fitness, artinya kebugaran.  Kebugaran kan bukan hanya dari fisik saja, tapi merupakan cerminan jiwa kan??  So, fitness yuk ………

Say it with love

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — alse @ 8:25 pm

say it with love ...Buat yang pengen nulis surat cinta dalam bahasa Inggris, ini nih ada contohnya yang boleh dapet dari website. Isinya suer, gue juga nggak ngerti hehehe ….. Selamat menulis surat cinta :D

Dear honey,

I can not stand this. It is just too hard to be away from you. I am usually okay, but at times like this (especially tonight) it just becomes too much to bear. I can not sleep tonight from thinking of you.

I just have to tell you, to share with you that sacred part of my inner, secret life, the thoughts I think that everyone has but does not always say. I know that sometimes pride gets in the way of expressing emotions. I believe that is the cause of my reticence in telling you how I feel sometimes, that and the fact that passion in an extreme state can be scary, you almost just want to shut it away for fear that it will eventually destroy you. I think of my feelings, my love for you not with craving or with hope or even desire, but just with a kind of wonder that such things could be. You have opened my eyes to how love should feel. I can promise you this, I will never again settle for less.

But, at this time in both of our lives, we are surrounded by possibilities of choice, open doors and wide horizons, which I know, may come between us. But I also know and hope that they could eventually bring us together, with both of us being better people for the time we spent apart. And so for now I function between maybe and maybe not. Even though you are far away, you’re all that I can see, I carry you with me through all my days and I miss you more than I can say. Also, remember this – I love you no less than if you were right here now.

I know I have a tendency to be impetuous at times – thus the reason for this letter. I think I will mail it now, before I consider what you might think of it. I love you and am waiting for the day when I can feel your arms around me again.

Love always,
Ur lovah …

we shape our own future

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — alse @ 8:23 pm

Actualy I don’t know what to write but I feel wanna write something.  Tonight I watch a film about trust, love, and betrayal.

The guy has engaged with his fiancée but coincidentally when they are preparing their marriage, he found his ex girlfriend was deeply involved with drugs.  He wants to save her, although initially the girlfriend hesitate to meet him, but slowly he can convince his ex that he is willing to help out of her misery.  During the process,  they cannot deny that the chemistry between them still there.  Meanwhile, his fiancée found that the man was not ready for their marriage.  She can’t have his full love, because part of man’s heart remain within his ex.  They finally broke up amidst the marriage preparation that will be carried out in a matter of weeks.

I sigh.  Keep my breath, watching another story of human tragedy.  Indeed its hard to just forget somebody who had been fill in your day .  But anyway life goes on …(hmmm, I curious, do I write this expression often?) It is about how to manage your life.  There’s always three phase in human life, the past, the present and the future.  The key is how do you manage those, because we can’t deny it.  It happens to all of us.  We are the product of our past, we do what ever we do today in order to shape our future.  Some says, they have no hope of their future.  They said their life was determined by others.  But I more prefer, it is we that shape our future.  Our decision on how to face the present circumstances, will determine what we wanna be tomorrow.

Kejujuran dalam menulis

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — alse @ 8:21 pm

Katakanlah yang benar walau pahit sekalipun

Menjadi jujur kadang serba susah.  Berkata benar salah, berkata sebaliknya sudah jelas salah.  Padahal kejujuran ini penting banget bagi kehidupan sekarang yang semakin terbalik-balik.

Dalam menulispun dibutuhkan sebuah kejujuran.  Kejujuran tentang apa yang dirasakan, apa yang dipikirkan dan apa yang ingin diungkapkan.  Hal ini sangat membantu membuat jari lincah menari diatas tuts,  tulisan jadi mengalir sesuai dengan gaya dan karakter masing-masing penulis.  Pernah suatu saat terasa ingin menulis tapi tulisan yang mau dibuat itu ingin dibungkus menjadi sesuatu yang bukan diriku.  Rasanya susah banget menuangkan ide.  Semuanya serba dipikirin.  Semuanya serba diatur dan diukur.  Rasa sudah tidak lagi bermain di situ.  Menulis dengan kebohongan tidak hanya menyiksa, tetapi akan menghasilkan kebohongan baru.  Dan  itu akan mempersulit hidup yang sudah sulit ini.

Ada bentuk lain lagi yang mungkin bukan ditinjau dari kategori jujur atau tidak jujur, melainkan kemampuan daya khayal dan fantasi.   Cerpen, novel termasuk dalam kategori seperti ini.  Mungkin yang ditulis adalah bukan diri si penulis, tapi sedikit banyak cara mengungkap cerita dan sudut pandang masalah bisa dilihat sebagai bentuk kejujuran yang dapat menggambarkan karakter pengarang.

Bukan berarti semua tulisan adalah tulisan jujur. Banyak orang piawai dalam merangkai kata yang berisikan kebohongan dan fitnah.  Itu memang keahlian sebagian orang.  Namun biarlah orang melakukan hal itu,karena kita tidak dapat mengontrolnya.  Seleksi alam dan waktulah yang akan mengungkapnya.

Kenapa tiba-tiba keluar tulisan ini?  Sejujurnya penulis juga tidak tahu.  Sebenarnya ingin rasanya menulis tentang sesuatu yang lain, tetapi tidak keluar.  Sulit rasanya untuk mengungkapkan dengan kata-kata.  Tidak tahu harus diungkapkan bagaimana dan dimulai dari mana.  Apakah sang penulis tidak jujur dengan perasaannya?  Nggak tahu juga ya.  Cuma lagi tunggu momen yang pas kali ….. 

Enjoying time in Bali

Diarsipkan di bawah: sok tau — alse @ 8:19 pm

Bali leaves much nice memory to me.  So far I’ve been there for about seven times or so.  I always enjoy  my presence there although Bali not change so much.  But maybe it is the point of Bali where old memories can still come back.

The truth is I never been to Bali on my own, or for holiday, to be exact.  I always have a mission there, either to follow trainings, assignment for job, or for meetings.  Of course I enjoy Bali spare time in the middle or after activities, but the feeling will not be the same if I go there just for leisure.

But it is my principle to enjoy whatever I do.  So, I always try to enjoy every single strip I can.  Consider it as a paid vacation, while thinking that one day if I have enough money, I will visit certain places that I find interesting.

Ubud is my most favorite place.  With its serenity, cool temperature, culture happenings  and locals benevolence  I just feel want to stay there longer.  I always want to get rest there, doing nothing, see cultural events, and enjoy life.   However Bali is famous with wide clean sandy beaches.  I also enjoy sunrise and sunset, especially in Kuta when sun set seems so special.  I can sense it, although I try to understand that sunset everywhere is actually same thing, same process, same sun.

I plan to go there, this time by my own for vacation.  Maybe I will invite two or my three friends to go along.  The are already know that, and they so interested.  Actually we want to go to Singapore, but Bali looks more attempting to us.  Is it a wise choice during this hard time for most our citizen?  Can’t tell because I think somehow I deserve it hehehehe (sound vanity in here right?)

 

April 23, 2008

Kantor Baru

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — alse @ 4:57 pm

Selamat ya buat temen-temen yang menempati kantor baru.  Baik dalam arti yang sebenarnya, arti fisik (gedungnya pindah)  maupun yang punya kantor baru karena kerjaan sampingan :P

Ada plus dan minusnya pindah ke tempat baru.  Yang jelas, kita harus beradaptasi lagi, terutama dengan pola rutin kita yang mau ngak mau berubah.  Misalnya, yang biasanya naek bis, trus merem, dan diperkirakan setengah jam kemudian udah nyampe di tempat yang dituju, tiba2 nggak bisa lagi kayak gitu.  Cari-cari lagi rute yang paling gampang.  Tanya2 lagi sama temen, enaknya gimana.  Cari moda kendaraan yang paling mudah, kadang malah sempet nyasar-nyasar.  Ngatur waktu berangkat jam berapa.  Pulangnya enakan lewat mana.  Ada temen searah apa nggak, dll.  Rada ribet lah. Tapi diawal memang harus begitu, lama-lama pasti ketemu sendiri jawabannya. 

Di tempat baru juga bingung soal perut, alias makan siang.  Makan di mana, bujetnya berapaan.  Ada yang enak apa enggak. Nyuruh office boy bisa nggak.  Ngasih tip apa nggak.  Pilihan makanan sebenarnya apa aja. 

Bagi mereka yang pindah kantor beneran, alias pindah perusahaan, soal tata cara kerja jadi penting.  Unggah ungguhnya ama siapa.  Sifat teman2 yang berhubungan bagaimana.  Mood boss bagaimana, kapan galaknya, kapan baiknya.  Siapa yang bisa diajak kerjasama.  Ada tukang tikam gak, ada peri baik hati gak.  Nggak heran, kalo anak baru lebih banyak diem, soalnya dia mempelajari lingkungannya dulu, takut-takut salah langkah hingga memberi kesan yang kurang baik. 

Soal outfit juga nggak ketinggalan repotnya.  Dress code nya kayak apa.  Terlalu jelek malah kebanting.  Terlalu bagus dikirain mau ikut fashion show.  Kalo terlalu fancy, client malah lari.  Kalo rada gembel, dibilang gak professional. 

Yang nggak bakalan ditemui oleh orang yang nggak pindah-pindah adalah pengalaman baru.  Ketemu sama suasana baru yang bikin nuansa lain dari rutinitas yang dijalankan sebelumnya sungguh menyenangkan.  Kan “mencari tantangan baru” merupakan alas an terbanyak yang dilontarkan ketika ditanya apa motivasi seseorang pindah ke tempat lain, selain gaji dan fasilitas yang lebih besar.  Di tempat baru kita akan ketemu orang-orang baru dengan segala keunikannya, baik orang dalam kantor kita sendiri, maupun orang-orang di lingkungan sekitar.  Sebaiknya masa-masa ini dinikmati betul, soalnya lama kelamaan tempat baru akan terasa menjadi rutinitas baru.  Kita akan kembali bosan dan pengennya pindah ke kantor lain lagi.  Mudah-mudahan nggak jadi orang yang bosenan ya, karena inget, rumput tetangga selalu lebih hijau, asal tetangganya bukan Fatimah aja, karena menurut penelitian, rumputnya tidak hijau.  Mungkin coklat kehitaman karena terbakar matahari J

So, enjoy your time.  Kalo ada kecengan oke, kabar2i ya (wakaka….).   Trus, kalo ada lowongan oke, jangan pelit-pelit untuk membagi dengan kita-kita ya.

BTW, selamat Hari Kartini dan Hari Bumi yaaaaaaaa ………… (gak ada hubungannya ya :P )

Delete no. hape-nya!

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — irmaimelda @ 9:47 am
Blog Entry Delete no. hape-nya! Apr 22, ‘08 10:08 PM
for everyone

(sebenarnya ini tulisan gw di http://irmaimelda.multiply.com dan hanya untuk kepentingan pribadi serta diperuntukkan bagi pihak-pihak yang tersakiti, terdzolimi *ambil kata-kata copii..copiii hehehe*, jadi bagi ada yang merasa tersinggung atau tidak nyaman mohon maaf.  Waktu dan tempat kejadian serta alur cerita ini benar adanya dan bukan fiktif. Gw seh maunya di bulan Kartini ini perempuan bisa lebih berkarya dan tidak ada lagi sikap penindasan, pengkhianatan, dan kebohongan publik…*hahaha inget waktu mantan gw orasi ney*. segini aja kata sambutannya, kurang lebihnya nanti gw mikir lagi buat bikin tulisan laen… oiya ditunggu di MP gw yah…tinggalkan jejak pendapat juga disana…. bubye…)

Maaf banget…tapi ini adalah salah satu sikap gw untuk tidak berada di antara dua warna hitam dan putih, yaitu abu-abu. Gw melakukan ini karena gw gak mau ada lagi pihak-pihak yang tersakiti, atau tersinggung dengan nomor tersebut. Segala kemunafikan yang di lakukannya si empunya nomor itu gw rasa dah sangat kelewatan dan gak bisa ditolerir lagi.

Buat Jeng Mitha, gw salut..elo tuh masih sabar dan sabar setelah melewati berbagai cobaan dan bentuk pengkhianatan yang dilakukannya sama elo. Mungkin dengan sikap gw seperti ini sebagai bentuk peduli sama elo sekaligus prihatin bagi pihak-pihak yang sudah tersakiti.

Hidup ini kan pilihan ya Jeng… Kadang kita senang berada didekatnya, tersanjung akan pujiannya, merasa dicintai karena kepeduliannya, terobati karena didekatnya, aman karena perlindungannya. Tapi itu semua gak abadi, gak murni. Itu justru bentuk kemunafikan setelah dia kembali kepelukannya (ngerti ya!). Dia akan seperti manusia jadi-jadian kapan tersakiti akan kembali ke kita, tapi begitu dia merasa dicintai, diperlukan, dia akan kembali padanya…

Rasanya gak adil jika orang sebaik elo diperlakukan seperti itu…
Dimata gw elo baik, dan akan selalu begitu…Kakak-ku… suatu saat kau akan mengerti akan arti semua ini. Mudah-mudahan sikap gw ini akan sedikit membantu lo… piss ah…

April 18, 2008

Senja di Pelabuhan Kecil

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — alse @ 11:16 am

Buat Sri Ajati

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut.

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah air tidur hilang ombak.
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

By Chairil Anwar Dari : Deru Campur Debu (1949)

 

April 4, 2008

Keajaiban doa mama…

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — irmaimelda @ 3:53 pm

Hari ini betul-betul ajaib…sangat ajaib. Setelah minta doa ke mama untuk dilancarkan ‘traksaksi dan prospekan’ ternyata lancar dan orangnya mau mencoba produk yang gw tawarkan. Bahkan sore ini beliau datang bersama istrinya dari Balikpapan hanya sekedar membeli produk gw setelah mereka membaca blog ‘jualan’ gw. Karena anaknya telah dioperasi di tumit dan mengeluarkan cairan nanah segar bahkan tulangnya terlihat sampai keluar. (Ya Allah sembuhkanlah atas ijin-Mu)

Sejujurnya dulu gw gak pernah atau hampir gak pernah minta doa dan restu dari mama. Entah ya perasaan tuh kagok aja rasanya, bahkan agak sungkan untuk meminta doanya. Tapi setelah gw mengenal bisnis perlebahan ini sungguh luar biasa nikmat yang gw rasakan. Rasanya seperti terkena durian runtuh, hati pun senang berdebar-debar mengingat setiap bulannya rekening di bank gw terus bertambah (Jadi sanksi neh nerusin kerja hehehe). Yang pasti setelah meminta doa dan restunya.

Pernah suatu saat ingin membuktikan kalo doa mama itu betul-betul mustajab, dan ternyata benar… gak usah dipungkiri lagi. Saat itu tiba-tiba terjadi lompatan yang begitu dasyat di bisnis ini, pun dengan pendapatan bonus gw setiap bulannya. Sesak rasanya dada ini menahan haru dan bahagia dengan terus terucap syukur dari mulut gw akan karunia dan nikmat yang telah diberikan Allah SWT ke gw yang begitu berlimpah. Sampai tiba waktunya gw bisa membeli hape baru ‘lagee’ untuk memaksimalkan orderan dengan simcard lain, sehingga waktu berbisnis pun bisa lebih mudah dan murah.

Saat ini..gw pengen, Allah membalas limpahan nikmat dan rezeki buat mama gw di Bandung. Tanpa beliau gw gak bisa seperti sekarang ini. Doa mama pasti mustajab. Jangan lupa minta doa mama dimanapun, kapanpun dan saat apapun. Jangan pernah menunggu atau mengabaikan…karena rezeki kita akan lancar dengan doanya. Amin…

Inginnya begini…

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — irmaimelda @ 1:35 pm

Kangen banget deh sama temen-temen gw di ’sodagembira’… berpelukan yuks… Mungkin karena kesibukan kita di tempat kerja yang bikin kita susah mencari waktu, kapan dan kapan bisa bertemu… Untungnya hari ini Jeng Esti ngajakin ketemuan, jadi impas deh rasa ‘kangen’-nya…

Bung ANDRI kemana yach?!, sering ketemu di Manggala, tapi lama gak ngobs…eits…salah gw! sempet deng waktu itu gw telpon tapi ya urusannya sekitar lokasi rumah. Hmm… tapi ya tetep aja kita gak ada curhat-curhat xixixixiii

Hari ini setelah melakukan beberapa transaksi (alhamdulillah) agak lumayanlaaa…. yang penting gak ngosong bangets buat bonus bulan depan. Tadi malam adalah malam terindah, mudah-mudahan bisa terulang lagi ya honey.. (tau gak? tadi malam tuh banyak banget bintang di atas atap rumah gw, dan langit bersih banget deh kelihatannya. Mungkin di tempat lain juga sama ya?) Dan yang terpenting hari ini kangen gw kesemuanya yang ada di sodagembira bisa terwujud, karena mau ketemu di Ampera, hahaha…mau usus goreng rasanya, Ndri. Ni’mehh. Ya seperti ini, inginnya begini…

Kalo ada bantal guling di sini, inginnya begini lho… ginih lho… JENG

« Tulisan Lebih BaruTulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.